Reliance Securities

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Reliable Reliance

15 Mei 2009
Kekuatan perusahaan sekuritas diuji saat bursa mengalami kinerja negatif yang  berkepanjangan (bearish). PT Reliance Securities, Tbk (Reliance Securities) telah terbukti melewati ujian berat tersebut dalam tahun 2008 dengan baik dan bahkan semakin kokoh, demikian disampaikan Orias Petrus Moedak, Presiden Direktur broker berinisial “LS” tersebut, usai Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan Jum’at, 15 Mei 2009 lalu.

Kinerja perdagangan efek Reliance Securities memang menunjukkan peningkatan, terutama pada kwartal 4 tahun 2008, di mana peringkatnya naik baik dari sisi nilai transaksi, volume, maupun frekuensi transaksi, “dan peningkatan tersebut berlanjut bahkan sampai hari ini. Dari peringkat 30-an pada awal 2008, transaksi Reliance saat ini rata-rata sudah masuk peringkat 20 besar,” sambungnya.

Dari sisi pendapatan, Reliance mengalami penurunan sebesar sekitar 4,77% menjadi Rp 44,99 milyar. Dari sisi beban usaha, terjadi peningkatan sebesar 27,69% atau Rp 5,93 milyar menjadi Rp 27,33 milyar karena peningkatan beban gaji dan tunjangan sebesar Rp 2,75 milyar dan beban pemasaran sebesar Rp 2,19 milyar, akibat peningkatan jumlah karyawan dan kegiatan pemasaran yang meningkat. Kinerja keuangan Reliance dalam tahun 2008, yang tergolong sebagai tahun sulit, masih menunjukan hasil yang positif, dengan laba bersih sebesar Rp 10,52 milyar.

Total aktiva mengalami penurunan yang signifikan sebesar 40,83% atau Rp 227,02 milyar menjadi Rp 328,99 milyar. Total pasiva juga mengalami penurunan sehubungan dengan penurunan transaksi nasabah pada akhir tahun 2008.

Sejak awal tahun 2008, Reliance memang telah mengambil langkah-langkah untuk menambah potensi peningkatan pendapatan melalui keikutsertaan dalam penerbitan ORI untuk tahun 2008, kegiatan investment banking, gencar dalam penambahan nasabah dan mendorong peningkatan jumlah transaksi nasabah. Jumlah nasabah Reliance Securities meningkat dari 2.169 nasabah pada akhir tahun 2007 menjadi 3.205 nasabah pada akhir 2008. Dari sisi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, pada tahun 2008 Reliance membuka 2 Pojok BEI, di Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta dan Universitas Surabaya. Di awal tahun 2009 ini bertambah lagi di Universitas Muhammadiyah Gresik.

Antisipasi terhadap kinerja IHSG 2008 yang turun dilakukan Reliance dengan pertemuan yang intensif dengan nasabah dan calon investor untuk menjelaskan keadaan pasar dan memberikan rasa aman, terutama saat banyak perusahaan yang lain mengalami goncangan karena dampak negatif akibat kegiatan repo maupun etika buruk manajemen dan pemilik perusahaan.

Adapun RUPS yang dilakukan oleh Reliance memutuskan menyetujui Laporan Direksi Perseroan, menyetujui dan mengesahkan Perhitungan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008, menetapkan dan menyetujui penggunaan laba Perseroan, dan mengenai penunjukkan Akuntan Publik Independen untuk tahun 2009.

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi:
Kriswitaluri
021 5793 0008
Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Kembali