Reliance Securities

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Direksi Baru di Reliance

15 Mei 2008
PT Reliance Securities Tbk pada hari ini mengangkat Orias Petrus Moedak sebagai Presiden Direktur dan Stefanus P. Susanto selaku Direktur, untuk melengkapi anggota direksi yang lama, Nicky Hogan dan Herry Harto. “Prestasi yang dicapai oleh Perseroan sudah sangat baik, dan sudah waktunya untuk mengembangkan lini-lini usaha yang potensial, terutama investment banking, corporate finance, dan riset,” ujar Orias Petrus Moedak, sesaat setelah RUPS Perseroan di Jakarta.

Optimisme Presiden Direktur yang baru ini bukan tanpa dasar, karena selama tahun 2007 Reliance Securities telah meletakkan dasar-dasar yang diperlukan untuk melangkah lebih maju di tahun 2008. Pada tahun 2007, Reliance, yang memusatkan aktifitasnya pada divisi equity brokerage, telah menambah kantor-kantor perwakilan dan mengaplikasikan full-remote trading pada seluruh kantor perwakilan.

Di tengah pergolakan pasar sejak Semester Kedua tahun 2007 seiring dengan merebaknya badai sub-prime mortgages yang melanda perekonomian Amerika Serikat dan meluas ke Eropa hingga seluruh dunia, termasuk Indonesia, Reliance berhasil mencetak prestasi gemilang. Prestasi ini akan terus dilanjutkan di tahun 2008 sekali pun rintangan dan kendala yang menghadang perekonomian kian bertambah.

Sepanjang tahun 2007, pendapatan usaha Reliance bertumbuh sebesar 54.33% menjadi Rp. 70.947 juta, sementara laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp 42.605 miliar naik 41% dibandingkan dengan tahun 2006. Transaksi saham mencapai 17,423 triliun, meningkat sebesar 2.43 kali dibandingkan dengan tahun 2006, dan memberi kontribusi signifikan, dengan tumbuh sebesar 82,43% pada pos pendapatan Komisi Transaksi Perantara Perdagangan Efek.


Wakil Presiden Direktur Reliance Nicky Hogan mengatakan, setiap lini usaha memberikan kontribusi yang signifikan, dan ini menjadi pijakan kokoh bagi untuk melakukan pengembangan lebih lanjut. Langkah ini berupa pengembangan usaha di bidang Riset dan Investment Banking guna memperkokoh kinerja perusahaan selama ini di bidang brokerage saham dan obligasi.

“Tahun 2008 yang relatif masih volatile di pasar ekuitas dan pasar obligasi memebrikan peluang, dan pada saat yang sama juga risiko, sehingga kami akan semakin agresif dalam melakukan terobosan-terobosan pemasaran antara lain pengaplikasian on-line trading, dan yang terpenting dilakukan adalah mengembangkan riset agar bisa menangkap peluang yang ada sekaligus sebagai bentuk kehati-hatian. Untuk itu Riset juga menjadi fokus pengembangan kami,” tambahnya.

RUPS juga memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp. 4,500,000,000,- atau Rp 5,- per saham yang pembagiannya direncanakan tanggal  5 Juni 2008

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi:
Kriswitaluri
021 5793 0008
Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Kembali